

Balon warna-warni di sepedanya mungkin tampak ceria, tapi di balik itu tersimpan perjuangan seorang kakek berusia 76 tahun yang masih harus bekerja keras demi menyambung hidup.

Namanya Abah Yusup. Setiap hari ia menuntun sepeda tua menyusuri jalanan sejauh 10–15 km, menawarkan balon dengan harga Rp3.000–Rp7.000. Jika balon habis terjual, Abah bisa membawa pulang sekitar Rp50.000–Rp75.000. Namun, cuaca yang sering hujan membuat Abah kerap pulang dengan balon yang masih utuh dan kantong yang tetap kosong.

Di rumah sederhana yang bukan miliknya, Abah tinggal bersama istrinya. Sang istri kini hanya bisa terbaring setelah terjatuh, tidak lagi bisa berjalan maupun beraktivitas. Semua pekerjaan rumah, dari memasak hingga membersihkan, kini dilakukan sendiri oleh Abah setelah seharian berjualan.
Mari bersama-sama kita bantu Abah Yusup agar bisa hidup nyaman dan sejahtera.
![]()
Belum ada Fundraiser