ImageUluran Tangan Kita, Harapan Baru untuk Kesembuhan ...
Image

Uluran Tangan Kita, Harapan Baru untuk Kesembuhan Zania

Image
Bogor
Rp 0 terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 3 bulan, 5 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Keterangan

 

 

Setiap kali saya melihat Zania menahan sakitnya, saya selalu menangis, hati saya terasa hancur. Anak sebaya lainnya sudah bisa berlari dan bermain. Zania cuma bisa menangis dan terbaring di kasur. Apa pun saya akan terus berjuang, apapun yang terjadi. Kalau bisa, biar saya saja yang menanggung semua sakitnya. Saya tahu, rezeki datang dari Allah, jadi selama masih ada tenaga, saya akan terus bekerja dan berdoa untuk kesembuhan anak saya,” ujar Pak Ozi sambil menahan air mata.

Pak Ozi, sang ayah, tidak pernah berhenti berjuang. Ia hanya seorang driver ojek online dan terkadang bekerja serabutan di toko stiker motor. Penghasilannya tak lebih dari Rp70.000 sehari, itu pun kalau ia bisa bekerja. Jika harus mendampingi Zania berobat ke rumah sakit, maka penghasilan berhenti total. Namun Pak Ozi tidak menyerah ia selalu mencari cara agar tetap bisa bekerja di sela-sela waktu mendampingi anaknya.

 

“Anak pertama kami wajahnya tak sempurna, bahkan kepalanya tidak tumbuh dengan sempurna. Tidak ada lapisan tengkorak di kepalanya, sehingga kepalanya besar,” ujar Ibu Deis lirih.

Sejak dalam kandungan, dokter sudah menemukan kejanggalan pada janin. Benar saja, saat lahir tubuh kecil itu hadir bersama luka di wajah dari mulai Hidung, mata, dan mulutnya terlahir ‘istimewa. Zania lahir dengan kondisi wajah sumbing dan kelainan pada bagian kepala yang membuatnya tampak berbeda dari anak-anak lain.

Usianya kini baru 5 tahun, seharusnya dipenuhi tawa dan keceriaan. Namun Zania harus menghadapi kenyataan pahit. Akibat sumbing wajah nya itu membuatnya Zania sulit makan, sulit bicara jelas, bahkan untuk berjalan pun belum bisa. Sehingga Kondisinya berisiko mengalami malnutrisi yang berdampak pada tumbuh kembangnya.

Alhamdulillah, operasi wajah dan mulut sudah berhasil dilakukan. Namun perjuangan belum selesai. Zania masih harus menjalani serangkaian operasi lanjutan. Tidak semua tindakan operasi ditanggung BPJS, termasuk operasi mulut, gigi, dan langit-langit. Semua itu membutuhkan biaya yang sangat besar.

Dalam waktu dekat, Zania diharuskan menjalani tes genetik sebagai bagian dari pengobatannya. Tes ini memerlukan biaya puluhan juta dan tidak ditanggung BPJS. Belum lagi ongkos kontrol ke rumah sakit yang jaraknya cukup jauh; orang tua Zania sering kali harus menjual barang atau meminjam uang dari tetangga hanya untuk biaya perjalanan.

Di tengah keterbatasan ini, Pak Ozi tetap tegar. Meski harus berpeluh di jalanan demi penghasilan kecil, ia tidak pernah berhenti berharap. Semua dilakukan demi melihat Zania bisa hidup Normal, bisa makan normal, bisa berjalan, dan kelak tumbuh percaya diri seperti anak-anak lainnya.

Sahabat Kebaikan, perjuangan Pak Ozi adalah bukti nyata cinta seorang ayah. Di balik peluhnya, ada doa yang tidak pernah putus untuk kesembuhan Zania. Maukah kita bersama-sama membantu meringankan beban keluarga Zania agar pengobatannya tidak terhenti karena biaya?

Disclaimer : Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk Modal Usaha Pak Oji dan segala kebutuhan keluarga Pak Oji termasuk kebutuhan penunjang kesehatan anak nya. Selain itu jika terdapat kelebihan dana akan digunakan untuk implementasi program Pangan Bumi Syam dan untuk para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Global Sedekah Movement.

 

Kabar Terbaru

Donatur

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan beribu kebaikan dan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close