

Tangisannya terus terdengar tanpa henti, Punggung mungilnya ditumbuhi benjolan yang sangat besar. Setiap gerakan tubuhnya terasa sakit yang sangat menyiksa.
“Setiap hari Aidam menangis menahan sakit benjolan tersebut. Tapi aku tidak punya uang sebanyak itu untuk membawa anakku operasi. Maafin ibu nak. Kamu harus kuat, ibu akan selalu ada untuk mu sampai sembuh."- Ibu Aidam

Benjolan itu muncul ketika Aidam Lahir,awalnya kecil namun setiap hari benjolan itu semakin membesar hingga saat ini. Aidam tidak pernah dibawa berobat ke Klinik atau Rumah sakit,karena keterbatasan ekonomi. Aidam hahya dibiarkan begitu saja dengan kondisi benjolan semakin membesar dan kaki mulai tertarik juga bengkok.
Sang ibu hanya bisa menangis dan meminta kesembuhan untuk sang Anak. Di dalam kandungan sang ibu tidak merasakan keanehan apapun,hingga aidam lahir benjolan itu mulai terlihat dan mengira benjolan itu gigitan serangga namun setiap hari nya benjolan itu semakin membesar hingga harus mendapatkan tindakan operasi untuk menyembuhkan benjolan di punggung Aidam.
Ayah nya Aidam bekerja serabutan,dan ibunya hanya pedagang seblak rumahan yang penghasilan nya tidak kurang dari 20-30 ribu bersih nya. Ini hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari saj sedangkan Aidam membutuhkan biaya yang sangat banyak untuk Tindakan Operasi.
Teman Baik,benjolan dipunggung Aidam harus segera di operasi, jika tidak akan terus membesar dan merusak seluruh jaringan organ tubuhnya, bahkan kemungkinan akan merenggut nyawanya.

Untuk itu, mari kita antarkan Aidam untuk menjemput kesembuhannya dengan menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki saat ini, agar tangisan Aidam dan kedua orang tuanya bisa reda.
![]()
Belum ada Fundraiser