ImageBantu Mushola Al Hikmah Berdiri Kokoh Dipelosok Ne...
Image

Bantu Mushola Al Hikmah Berdiri Kokoh Dipelosok Negeri

Image
Cianjur
Rp 0 terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 3 bulan, 5 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Keterangan

Didesa terpencil berdirilah Mushola Al Hikmah hasil dari swadaya masyarakat yang terbuat dari bambu yang sangat sederhana.

Walaupun sangat sederhana, mushola Al Hikmah tak pernah sepi dari aktivitas ibadah, setiap hari senantiasa digunakan untuk shalat berjamaah, belajar tulis Al Qur'an dan kitab yang dibina oleh Ustadz Sutardi.

Ditengah keterbatasannya memiliki tanda lahir diwajah, Ustadz Sutardi (41 tahun) dengan gigih mengemban tugas mulia mendidik anak-anak yang ada disekitar lingkungan rumahnya.

Setelah menuntut ilmu dipesantren selama 21 tahun, kini ia mengabdikan dirinya menjadi pengajar baca tulis Alquran dengan harapan tercipta generasi muda yang paham agama dan berakhlak baik.

*Dengan senyum tulus dan kebijakan hatinya, huruf demi huruf diajarkan dengan sabar, ayat demi ayat dilantunkan. Membimbing para santri dengan sepenuh hati, dan memancarkan cahaya iman.

Walaupun harus berhadapan dengan keterbatasan ekonomi yang menghimpit, beliau tetap menjadi pengajar secara sukarela. Sebab mayoritas santri berasal dari keluarga tidak mampu dimana orang tuanya hanya butuh tani dan serabutan yang upahnya sekitar 30.000-35.000.

.

*"Kehadiran santri untuk mau belajar agama saja sudah menjadi kebahagiaan bagi kami..."* Ungkap Ustadz Sutardi dengan tersenyum penuh syukur

22 tahun sudah Mushola Al Hikmah Berdiri dipedalaman indonesia, selama itu pula beragam aktivitas ibadah dilakukan, namun kini beberapa kayu penyangganya sudah mulai rapuh termakan usia. Jika hujan turun beberapa bagian mushola pun bocor.

Tak jarang jika turun hujan mereka harus berhenti sejenak untuk mencari perlindungan dari atap yang bocor dan Sambaran air hujan dari celah bilik yang berlubang. Bahkan jika hujan seharian, mereka terpaksa meliburkan diri dan belajar dirumah masing-masing 

Lantai yang becek penuh lumpur dan air yang menggenang bukan hal yang aneh bagi mereka. 

Tak hanya sebatas itu, mushola Al Hikmah pun tak memiliki toilet yang memadai. Sehingga para santri hanya bisa memanfaatkan kubangan air disawah untuk berwudhu. Sehingga penyakit kulit pun seolah tak asing lagi bagi mereka.

Keterbatasan ekonomi membuat ustadz Sutardi tak mampu memperbaiki musholanya. Sehingga kekhawatiran untuk rubuh senantiasa menghantui dalam setiap lelahnya. Terlebih saat ini santrinya semakin bertambah, dan jamaah yang ikut shalat berjamaah pun semakin banyak.

 

Untuk itu, mari kita sisihkan sebagian rezeki yang kita miliki untuk membantu mengokohkan mushola Al hikmah agar para santri bisa belajar dengan nyaman. Insya Allah setiap rakaat shalat, setiap huruf yang dibaca, dan setiap kebaikan yang dilakukan di mushola Al hikmah ini nanti pahalanya akan sampai juga untuk kita semua

Kabar Terbaru

Donatur

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan beribu kebaikan dan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close