ImageAbah Jualan Sambil Menahan Sesak Demi Anak Sakit...
Image

Abah Jualan Sambil Menahan Sesak Demi Anak Sakit

Image
Sumedang, Jawa Barat
Rp 0 terkumpul dari Rp 75.000.000
0 Donasi 3 bulan, 6 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Keterangan

"Maaf nak, bapak cuma punya makanan yang kemarin untuk hari ini." ~Abah Oyo

Inilah kisah yang menyayat hati dari seorang kakek yang bernama Oyo Suharjo (56 tahun). Kaki rentanya terus dilangkahkan sambil membawa kotak Arum Manis dagangannya.

Sakit disekujur tubuh tidak pernah dipedulikan, sesekali duduk dipinggir jalan sambil menyeka air mata dan menahan perihnya perut yang kelaparan.

Dalam setiap gulung arumanis, Abah menjualnya 2 ribu rupiah. Jika beruntung, Abah bisa membawa uang 15 ribu. Namun ada kalanya Abah pun harus pulang dengan tangan kosong, karena tak satupun dagangannya yang terjual.

Abah hanya bisa pulang dengan tangan hampa dan perihnya perut yang belum terisi. Sementara dirumah, ada kedua anaknya yang saat ini sedang menunggu dan berjuang melawan rasa sakit.

Putri kedua Abah Tia Nurjanah sejak usia 2,5 tahun step dan kejang-kejang. Kondisinya kini semakin mengkhawatirkan karena hanya bisa dirawat dirumah. Seluruh tubuhnya pun kaku tak bisa digerakkan. Anaknya mengalami kelumpuhan.

"Kalau Tia kejang, Abah hanya bisa menangis. Abah bingung nggak tau apa yang harus Abah lakukan. Boro-boro dibawa ke rumah sakit, untuk makan pun susah." ~Ungkap Abah Oyo dengan penuh tangis.

Sementara putri pertamanya Ai Kartini (34 tahun) memiliki keterbatasan mental. Hal ini bermula sejak usia 8 bulan Ai terjatuh dari roda bayi. Sejak saat itu Ai pun harus terkulai lemas dirumahnya.

 

Tangisan demi tangisan senantiasa terdengar didalam rumahnya. Rintihan rasa sakit tak pernah berhenti terdengar.

 

Mak Ute Kurniasih (54 tahun) ibunda tercinta terus berusaha menenangkan mereka. 

"Mak juga punya penyakit lambung, darah tinggi, dan batu empedu. Mak takut jikalau besok atau lusa Mak tidak kuat lagi, bagaimana mereka." ~Ungkap Mak Ute sambil menangis memeluk Tia putri tercintanya.

 

Keinginan Bah Oyo usaha jualan gerobak makanan yang lebih variatif.

 

Sahabat kebaikan, mungkin saat ini kita sedang menikmati beragam makanan lezat yang tersaji di meja makan. Tapi diluaran sana ada Abah Oyo dan keluarganya yang saat ini sedang merintih menahan lapar dan rasa sakit. Kita bisa mengubah hidup bah Oyo menjadi lebih baik dan menyelamatkan nyawa kedua putrinya dengan menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki saat ini agar perut mereka bisa terisi.

Kabar Terbaru

Donatur

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan beribu kebaikan dan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close