
Gaza bukan hanya butuh doa.
Mereka butuh dukungan nyata.
Di tengah puing-puing bangunan,
di antara tangis anak-anak dan deru ambulan,
ada harapan yang masih bisa kita rawat:
Zakat.
Zakat yang kamu tunaikan tak sekadar menggugurkan kewajiban.
Ia hadir sebagai bantuan medis,
paket makanan,
air bersih,
dukungan pendidikan,
dan perlengkapan bertahan hidup
bagi mereka yang kehilangan segalanya.
Karena mereka termasuk golongan “Fi Sabilillah”,
yakni mereka yang sedang berjuang dan tertindas di jalan Allah.
(QS. At-Taubah: 60)
Menyalurkan zakat ke Gaza bukan hanya sah secara syariat,
tapi juga mendesak secara kemanusiaan.
Tak ada yang terlalu kecil.
Karena bagi mereka, setiap rupiah berarti hidup.
Karena di saat kita hidup dalam kenyamanan,
mereka sedang bertahan dalam keterbatasan.
Dan zakatmu adalah bagian dari harapan itu.



